..."Sang Bunda"...ya....pangilan kesayanganku pada dirimu,aku tak pernah tau,bagaimana aku bisa begitu menyayangimu,aku bingung,kenapa aku merasa sangat mencemaskanmu,merindukanmu,bahkan memimpikanmu,dikala aku sehari tak bertemu denganmu....bunda aku bingung,kenapa hal ini terjadi padaku.kau penghibur hatiku yang gundah,hanya kau yang bisa buat aku tertawa dengan riang saat kau mulai gigit-gigit ujung sedotan,bergembira dengan suka ria saat kau ceritakan tentang kerianganmu,meskipun aku lakukan semua itu di atas penderitaanku,....ya aku rela menderita demi masa depanku yang akan datang...Bunda aku tak mengerti,kenapa aku bisa merasakan rasa amarah,emosi,bahkan cemburu,ketika ada seseorang yang mencoba mengodamu,aku tak mengerti,aku bingung bunda,aku tak pernah rasakan hal seperti ini sebelumnya,aku tak tau apa yang sesunguhnya terjadi pada diriku.....Bunda,betapa aku sangat menyayangimu,hingga aku tak kuasa tuk tak melangar sumpah yang ku ucapkan,aku telh berusaha tuk bertahan,tapi kurasakan aku kini telah kandas,terdampar pada terjangan hatiku yang makin cadas karenamu...ya....aku kini telah kalah,aku telah menyerah,aku kini telah tertawan oleh kesederhanaanmu,tertahan karena keangunanmu,tertambat oleh kesholihaanmu,dan terpikat oleh kepribadianmu yang begitu mempesonaku....Bunda hal yang kutakutkan akhirnya terjadi......Bunda aku tak kuasa tuk menahan tetes air mataku ini,aku begitu sulit tuk menahan agar ku tetap setia pada sumpahku,tapi aku kini tak berdaya..............ya bunda aku pernah bersumpah,"aku tidak akan pernah mencintai seseorang yang tlah lukai hati sahabatku,karena luka sehabatku adalah luka hatiku juga" tapi aku tak berdaya bunda....Bunda aku tak kuasa lagi tuk lanjutkan tulisanku ini,mataku kini tlah kabur karena airmataku yang semakin deras,akhirnya hal yang paling kutakutkan terjadi juga,ya aku takut perasaanku kan terluka,aku takut bunda,aku takut.....karena kaulah yang begitu kusayangi,dan dari rasa sayang itulah cintaku padamu tumbuh,ya......bunda,aku tlah katakan yang seunguhnya,kaulah segalanya tuk diriku.aku memang lancang bunda,aku sadar....apalah artinya diriku ini tuk dapat menemanimu dalm suka dan dukamu,aku tak tau harus berkata apalagi...aku tak tahan tuk tak mengatakannya,Engkau terlalu indah tuk kucintai,tapi aku kan berusaha tuk menyayangimu,dan setia padamu....apapun yang kau mau,selama aku bisa melakukannya aku kan lakukan....aku tak sangup lagi bunda..........................................bunda maafkanlah aku bila ku tlah membuat hatimu menjadi bimbang,kulakukan semua itu karena aku begitu menyayangimu..............maafkan akuBunda.....Keindahanmu, tak pernah dapat terlukiskanKecantikanmu, menakjubkan hatiKetulusanmu, Mengalir sebening KasihSetiamu Menguatkan Aku.Kau begitu berarti Sunguh sangat berarti Kesempurnaan Cinta Kau Berikan PadakuAku menyayangimu dalam senyum dan tangisku Aku Mencintaimu dalam hidup dan matiku